width) hasilnya pasti kelihatan kecil berapa pun angkanya. Sekarang dibatasi lewat tinggi (height) supaya proporsinya tetap terbaca.maintainAspectRatio:false dipasang secara global, sama seperti perbaikan yang sudah dilakukan di dashboard PPID/Open Data.pajak_realisasis — kalau API-nya lagi gagal/down, otomatis pakai data arsip terakhir alih-alih kosong.php artisan pajak:sync buat sinkronisasi manual dari terminal (opsional --tahun, default 5 tahun terakhir). Tidak dijadwalkan otomatis — sama seperti Perizinan/BPKAD, cukup live-fetch tiap dibuka.verify: false yang dibutuhkan host Bapenda (sertifikat internal) — sekarang section itu baca dari arsip database yang sama seperti modul lain di Dashboard Utama.deploy.sh sebelumnya cuma migrate 3 file paling lama — puluhan migrasi setelahnya (PPID, BPKAD/Keuangan, Page Lock, MPP, Perizinan, Sekolah/Dapodik, Menu Command Center dinamis) belum pernah masuk skrip deploy. Ditambahkan semuanya, tetap satu-satu pakai --path eksplisit (bukan bare migrate) supaya kalau ada yang gagal gampang dilacak.db:seed --class=CcMenuSeeder ke langkah seeder (menyusul ChangelogSeeder yang sudah ada) supaya menu Command Center ikut ke-setup di server.* * * * * php artisan schedule:run kalau belum ada di crontab, supaya command terjadwal (sekolah:sync, dapodik:sync, api:ping, dst — lihat app/Console/Kernel.php) benar-benar jalan otomatis di server. Idempotent — dicek dulu sebelum nambah, aman dijalankan berkali-kali.php artisan pendidikan:sync-all — jalankan sekolah:sync (data Kemendikdasmen, termasuk yang ditampilkan di halaman "Kemendikdasmen" karena satu sumber data yang sama) lalu dapodik:sync sekaligus dalam satu perintah, buat sinkronisasi manual di lokal tanpa perlu nunggu jadwal scheduler.--sekolah-details, --dapodik-ikd, --dapodik-detail (default lebih besar dari batch scheduler karena dijalankan manual sekali, bukan berulang tiap 10-15 menit).maintainAspectRatio:false, bukan cuma mengandalkan atribut height di tag canvas.x-cc.card.card1, tabel pakai DataTables (bisa dicari & diurutkan), dan tombol info (ⓘ) di tiap kartu/chart yang membuka modal penjelasan metrik.ppid_requests) di database yang sama — bukan API luar — mencakup: total & distribusi status permohonan (menunggu/diproses/diteruskan/disetujui/ditolak), tingkat persetujuan & penolakan, rata-rata waktu respon pertama & waktu penyelesaian, tren bulanan 12 bulan terakhir, dokumen paling banyak diminta, instansi pemohon terbanyak, klasifikasi informasi (berkala/setiap saat/serta merta) dari dokumen yang terhubung, petugas penanganan terbanyak, dan daftar permohonan terbaru./command_center/iframe/layanan-statistik-halo-lamsel) alih-alih angka ID mentah.cc_menus) — urutan dan isinya bisa diatur lewat halaman admin, tanpa deploy kode.asset() di seluruh halaman — ditemukan & diperbaiki 6 referensi yang 404: logo og:image Command Center, logo Mata Elang di sidebar admin (folder salah), placeholder gambar upload organisasi/topik (file belum pernah ada, dibuatkan baru), og:image Open Data, dan dua tag script leaflet-easyprint yang path/urutan pemuatannya salah.justify-content:space-between — sekarang dibungkus jadi satu grup di pojok kanan supaya benar-benar bersebelahan dengan X.onclick inline ke event binding lewat popupopen — lebih andal dan konsisten dengan tombol di tabel.sekolah:sync, dapodik:sync) sekarang mencatat mulai/selesai/gagal ke log Laravel biasa, supaya progresnya kelihatan tanpa perlu cek proses cron manual.storage/logs/scheduler-<nama-command>.log) supaya gampang ditelusuri kalau ada yang gagal.x-ratelimit-remaining).<x-cc.access-restricted>: kartu "Akses Terbatas" bergaya konsisten (badge, ikon gembok, status role) menggantikan alert kuning polos.